Integrasi Nilai-nilai Poda Na Lima dalam Pengajaran Bahasa sebagai Representatif Kearifan Lokal untuk Penguatan Karakter Siswa
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi nilai-nilai Poda Na Lima sebagai representatif kearifan lokal Batak dalam pengajaran bahasa yang berorientasi pada penguatan karakter peserta didik. Poda Na Lima, yang terdiri dari lima ajaran utama dalam budaya Batak, memuat nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, kepedulian sosial, cinta budaya, dan kebersihan lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yaitu dengan jenis studi literatur, teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menganalisis berupa jurnal, buku, dan artikel ilmiah maksimal 10 tahun ke bawah. Subjek penelitian terdiri dari pendidik bahasa dan peserta didik di tingkat sekolah dasar serta pelaku budaya yang memahami makna dan implementasi Poda Na Lima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Poda Na Lima dalam pembelajaran bahasa di sekolah dasar memberikan dampak positif dalam penguatan karakter siswa. Guru mengimplementasikan nilai-nilai tersebut melalui pengajaran yang menghubungkan materi bahasa dengan nilai budaya Batak, yang pada gilirannya memperkaya pemahaman siswa terhadap budaya lokal dan membentuk sikap positif, seperti disiplin, tanggung jawab, dan rasa cinta terhadap budaya. Penelitian ini merekomendasikan penguatan penggunaan kearifan lokal Batak dalam pengajaran bahasa sebagai strategi untuk mengembangkan karakter siswa yang holistik dan kontekstual.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Harahap, S., & Siregar, R. (2023). Poda Na Lima: Falsafah Batak Angkola dalam Pendidikan Karakter. Padang: Andalas Press.
Haryanto, A. (2014). Kearifan Lokal sebagai Sumber Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Izuddinsyah, S., dkk. (2022). Interpretasi Poda Na Lima Sebagai Pendidikan Karakter Pada Masyarakat Angkola-Mandailing. Jurnal Pancasila. 3(1). 2.
Kemendikbud. (2017). Panduan Penguatan Pendidikan Karakter. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Krippendorff, K. (2018). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology. California: SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nugroho, A. (2022). Pendidikan Karakter Anak Usia Dini dan Sekolah Dasar. Jakarta: Prenadamedia.
Pratiwi, D. (2021). “Bahasa dan Budaya: Integrasi dalam Pembelajaran Kontekstual.” Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 7(1), 58–66.
Simanjuntak, M. (2020). "Integrasi Teks Budaya Lokal dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia". Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(1), 55–64.
Simanjuntak, T. (2021). Nilai-Nilai Budaya Batak dalam Pendidikan. Medan: Gorga Mandiri.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
Supriatna, N. (2016). "Pendidikan Kontekstual Berbasis Budaya Lokal". Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 21(1), 33–44.
Suryani, N. (2020). Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal. Yogyakarta: Deepublish.
Wibowo, A. (2021). Kearifan Lokal dalam Pendidikan Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.Yamin, M. (2022). Pendidikan Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal. Surabaya: Laksana Media.
Zubaedi. (2021). Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Lembaga BIPA UMSU
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Kampus Utama
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,Medan
Sumatera Utara-20238
E-mail: sebipa@umsu.ac.id
This work is licensed under aCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats

