Membangun Pemahaman Antarbudaya Dan Keterampilan Lisan Melalui Aktivitas Berbasis film
Abstract
Film ini menyajikan gambaran kehidupan keluarga dari latar budaya Batak yang sarat akan nilai tradisional, konflik emosional, serta tantangan komunikasi antar generasi. Cerita berfokus pada dinamika antara orang tua dan anak-anak yang telah lama merantau, memperlihatkan perbedaan cara pandang yang dipengaruhi oleh budaya, pengalaman hidup, dan harapan sosial. Melalui dialog berbahasa daerah dan Indonesia, serta ekspresi emosional yang kuat, film ini menghadirkan konteks autentik yang mencerminkan bagaimana budaya memengaruhi cara individu berkomunikasi, menyampaikan perasaan, dan merespons konflik. Dalam konteks pembelajaran bahasa, film ini berpotensi besar digunakan sebagai media untuk membangun pemahaman antarbudaya dan mengembangkan keterampilan lisan siswa. Aktivitas berbasis film seperti diskusi kelompok, bermain peran, dan refleksi kritis memungkinkan siswa untuk mengobservasi, meniru, dan mengevaluasi bentuk komunikasi nyata dalam konteks budaya tertentu. Siswa tidak hanya belajar mengucapkan kalimat secara fasih, tetapi juga memahami makna di balik ekspresi dan gestur yang dipengaruhi oleh nilai-nilai budaya. Film ini juga mengangkat tema universal seperti kasih sayang keluarga, tanggung jawab, dan rekonsiliasi, yang membantu siswa membangun empati dan sikap terbuka terhadap perbedaan. Oleh karena itu, integrasi film dalam pembelajaran bahasa tidak hanya meningkatkan kompetensi berbicara dan menyimak, tetapi juga membentuk karakter siswa yang lebih toleran, komunikatif, dan sadar budaya. Strategi ini sejalan dengan pendekatan pembelajaran holistik yang relevan dalam pendidikan abad ke-21.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Brown, H. D. (2007). Principles of Language Learning and Teaching (5th ed.). Pearson Longman. Byram, M. (1997). Teaching and Assessing Intercultural Communicative Competence. Multilingual Matters. Kramsch, C. (1998). Language and Culture. Oxford University Press. Nunan, D. (2004). Task-Based Language Teaching. Cambridge University Press. Richards, J. C., & Schmidt, R. (2010). Longman Dictionary of Language Teaching and Applied Linguistics (4th ed.). Pearson Education. Tomalin, B., & Stempleski, S. (1993). Cultural Awareness. Oxford University Press. Kusumaningrum, S. R. (2016). “Teaching Speaking Using Movie as Media.” JELE (Journal of English Language and Education), 2(1), 56–64. https://doi.org/10.26486/jele.v2i1.191 Suwastini, N. K. A., et al. (2020). “The Use of Films in Teaching English as a Foreign Language: A Systematic Literature Review.” International Journal of Linguistics, Literature and Culture, 6(1), 1–13. Indriani, D. I. P. (Tahun tidak disebutkan). Penelitian tentang pentingnya kejujuran, komunikasi, dan pemahaman dalam hubungan keluarga. (Sumber internal/lokal, disesuaikan dengan ketersediaan). Dion Rajagukguk, B. (Sutradara). (2022). Ngeri-Ngeri Sedap [Film]. Imajinari & Kathanika Studio.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Lembaga BIPA UMSU
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Kampus Utama
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,Medan
Sumatera Utara-20238
E-mail: sebipa@umsu.ac.id
This work is licensed under aCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats

