Diskursus Kesopanan Dalam Interaksi Mahasiswa BIPA : Kajian Analisis Wacana Pragmatik
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi kesopanan dalam diskursus interaksi mahasiswa BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) dengan menggunakan pendekatan analisis wacana pragmatik. Interaksi antarbudaya yang terjadi dalam lingkungan pembelajaran BIPA sering kali menimbulkan tantangan komunikasi yang berkaitan dengan perbedaan norma kesopanan. Studi ini memfokuskan pada bagaimana mahasiswa BIPA menggunakan strategi kesopanan dalam berbagai konteks komunikasi, baik formal maupun informal, serta bagaimana mereka menyesuaikan diri dengan norma pragmatik penutur asli bahasa Indonesia. Data diperoleh melalui observasi interaksi kelas, dokumentasi percakapan, dan wawancara mendalam dengan mahasiswa dan pengajar BIPA di sebuah institusi pendidikan di Indonesia. Analisis menggunakan kerangka teori kesopanan Brown dan Levinson serta mempertimbangkan konteks sosial dan budaya yang memengaruhi penggunaan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa BIPA cenderung menggunakan strategi kesopanan positif dalam upaya membina hubungan sosial, namun masih sering terjadi kesenjangan pemahaman pragmatik yang menyebabkan potensi ketidaksopanan pragmatik (pragmatic failure). Temuan ini menunjukkan pentingnya pengajaran aspek pragmatik dan kesopanan dalam program BIPA agar kompetensi komunikatif mahasiswa dapat berkembang secara utuh dan kontekstual.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ariyanti, T. (2023). Peran konteks budaya dalam strategi kesopanan: Studi interkultural mahasiswa asing di Indonesia. Jurnal Kajian Interkultural, 9(1), 33–44.
Astuti, S. P. (2020). Strategi kesopanan mahasiswa asing dalam interaksi lintas budaya di kelas BIPA. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(1), 45–55.
Brown, P., & Levinson, S. C. (1987). Politeness: Some universals in language usage. Cambridge University Press.
Fitria, T. N. (2021). Speech act and politeness strategies in daily communication of BIPA learners. Journal of English Teaching and Learning Issues, 4(1), 1–9.
Gee, J. P. (2014). An introduction to discourse analysis: Theory and method (4th ed.). Routledge.
Hymes, D. (1974). Foundations in sociolinguistics: An ethnographic approach. University of Pennsylvania Press.
Kasper, G., & Rose, K. R. (2002). Pragmatic development in a second language. Blackwell.
Leech, G. (2014). The pragmatics of politeness. Oxford University Press.
Lestari, N. A., & Wulandari, D. (2021). Kesopanan berbahasa dalam tuturan mahasiswa BIPA di Universitas Negeri Malang. Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 7(2), 112–123.
Nurhadi, N. (2022). Analisis wacana pragmatik dalam pembelajaran bahasa kedua: Studi pada mahasiswa BIPA. Lingua: Jurnal Bahasa dan Sastra, 18(2), 67–76.
Santoso, A. (2018). Penggunaan kesantunan dalam interaksi dosen dan mahasiswa BIPA. Proceeding Seminar Nasional Bahasa dan Sastra, 3(1), 211–220.
Sukmawati, D., & Handayani, T. (2019). Strategi kesantunan mahasiswa asing dalam pembelajaran BIPA. Bahasa dan Seni, 47(1), 89–101.
Thomas, J. (1995). Meaning in interaction: An introduction to pragmatics. Longman.
Wijayanti, R., & Rahmawati, A. (2020). Kesalahan pragmatik dalam tuturan mahasiswa BIPA: Studi kasus di UIN Sunan Kalijaga. Jurnal Al-Makrifat, 5(1), 56–68.
Yule, G. (1996). Pragmatics. Oxford University Press
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Lembaga BIPA UMSU
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Kampus Utama
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,Medan
Sumatera Utara-20238
E-mail: sebipa@umsu.ac.id
This work is licensed under aCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats

