Representasi Budaya dalam Materi Ajar BIPA: Kajian Analisis Wacana Kritis

Giska Triami

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi representasi budaya dalam materi ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) melalui pendekatan analisis wacana kritis dengan metode deskriptif kualitatif. Dalam konteks pembelajaran bahasa, pemahaman budaya menjadi elemen penting yang mendukung interaksi dan komunikasi yang efektif. Penelitian ini menganalisis buku ajar BIPA yang digunakan di berbagai lembaga pendidikan, dengan fokus pada cara budaya Indonesia disajikan dan diinterpretasikan. Data dikumpulkan melalui observasi dan analisis konten dari materi pelajaran yang dipilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi ajar BIPA mencakup berbagai aspek budaya, termasuk tradisi, norma sosial,  yang disajikan dalam konteks yang relevan bagi mahasiswa. Namun, ditemukan juga beberapa representasi yang cenderung stereotipikal dan kurang mendalam, yang dapat mempengaruhi pemahaman mahasiswa terhadap kompleksitas budaya Indonesia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pentingnya integrasi budaya dalam materi terbuka BIPA tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan berbahasa, tetapi juga untuk membangun kesadaran budaya yang lebih luas di kalangan mahasiswa.


Keywords


Analisis Wacana Kritis, BIPA,Materi Terbuka, Metode Deskriptif Kualitatif, Representasi Budaya..

Full Text:

PDF

References


Alwasilah, A. C. (2020). Bahasa dan Budaya dalam Pembelajaran BIPA: Perspektif Pendidikan Kritis. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Byram, M., & Risager, K. (1999). Language Teachers, Politics and Cultures. Multilingual Matters.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Fairclough, N. (2013). Critical Discourse Analysis: The Critical Study of Language. Routledge.

Kramsch, C. (2013). Culture in Foreign Language Teaching. Iranian Journal of Language Teaching Research, 1(1), 57-78.

Kress, G., & van Leeuwen, T. (2006). Reading Images: The Grammar of Visual Design. Routledge.

Kumaravadivelu, B. (2008). Cultural Globalization and Language Education. New Haven: Yale University Press.

Liddicoat, A. J., & Scarino, A. (2013). Intercultural Language Teaching and Learning. Wiley-Blackwell.

Muliastuti, L. (2017). Pengembangan Model Materi Ajar BIPA Berbasis Kompetensi Interkultural bagi Mahasiswa Penutur Asing Tingkat Pemula. Disertasi. Universitas Negeri Jakarta.

Pennycook, A. (2001). Critical Applied Linguistics: A Critical Introduction. Lawrence Erlbaum Associates.

Sukyadi, D. (2015). The Representation of Gender in English Textbooks in Indonesia. Language and Education, 29(6), 532-544.

Suyitno, I. (2018). Indonesian Language Teaching Materials for Foreigners: Cultural Component Analysis and Intercultural Orientation. Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture, 2(1), 92-104.

Suyitno, I. (2018). Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) Berdasarkan Hasil Analisis Kebutuhan Belajar. Jakarta: Wacana Press.

Unsworth, L. (2008). Multimodal Semiotics: Functional Analysis in Contexts of Education. Continuum.

Van Dijk, T. A. (2015). Critical Discourse Analysis. In D. Tannen, H. E. Hamilton, & D. Schiffrin (Eds.), The Handbook of Discourse Analysis (pp. 466-485). Wiley Blackwell.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Lembaga BIPA UMSU

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Kampus Utama
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,Medan
Sumatera Utara-20238
E-mail: sebipa@umsu.ac.id

Creative Commons License

This work is licensed under aCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats