Wacana Interaktif Dalam Percakapan Chat Whatsapp Antara Pengajar Dan Mahasiswa BIPA

Amanda Syabila Putri Nst

Abstract


Penelitian ini mengkaji bagaimana komunikasi antara guru dan mahasiswa dalam kelas BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing) yang berlangsung lewat aplikasi WhatsApp. Di era digital seperti ini sekarang, komunikasi online jadi semakin penting, baik untuk pembelajaran jarak jauh maupun sebagai pelengkap pembelajaran secara tatap muka. WhatsApp dipilih karena merupakan aplikasi yang mudah digunakan dan cukup efektif bagi seluruh orang untuk menjalin interaksi. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui jenis komunikasi yang terjadi, pola interaksi yang terbentuk, serta manfaat dan tantangan dalam penggunaan WhatsApp di kelas BIPA. Dengan menggunakan metode kualitatif seperti observasi dan wawancara, ditemukan bahwa WhatsApp mendukung komunikasi dua arah yang cepat dan responsif, mempererat hubungan sosial, serta mempermudah penyampaian informasi akademik. Namun masih ada beberapa kendala, seperti perbedaan zona waktu, gaya komunikasi yang terlalu santai, dan terbatasnya ekspresi dalam bentuk tulisan. Secara keseluruhan, jika digunakan dengan tepat, WhatsApp bisa meningkatkan efektivitas komunikasi dan pembelajaran dalam kelas BIPA.

Keywords


BIPA, Interaksi Guru-Mahasiswa, Komunikasi Dua Arah, Metode Kualitatif, WhatsApp

Full Text:

PDF

References


Andujar, A. (2016). Manfaat pesan instan melalui perangkat mobile untuk pengembangan keterampilan menulis dalam bahasa Inggris sebagai bahasa kedua. System, 62, 63–76.

Church, K., & de Oliveira, R. (2013). What's up with WhatsApp? Comparing mobile instant messaging behaviors with traditional SMS. Proceedings of the 15th International Conference on Human-Computer Interaction with Mobile Devices and Services, 352–361.

Crystal, D. (2006). Language and the Internet (2nd ed.). Cambridge University Press.

Gee, J. P. (2014). An Introduction to Discourse Analysis: Theory and Method (4th ed.). Routledge.

Herring, S. C. (2004). Analisis wacana berbasis komputer: Sebuah pendekatan untuk meneliti perilaku daring. Dalam S. A. Barab, R. Kling, & J. H. Gray (Ed.), Merancang Komunitas Virtual untuk Pembelajaran (hlm. 338–376). Cambridge University Press.

Holmes, J. (2013). An Introduction to Sociolinguistics (4th ed.). Routledge.

Schiffrin, D. (1994). Pendekatan terhadap Wacana. Oxford: Blackwell.

Siregar, R. (2020). Penggunaan WhatsApp sebagai Media Pembelajaran dalam Program BIPA: Studi Kasus Interaksi Mahasiswa dan Pengajar. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(1), 45–58.

Sugono, D. (2007). Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA): Teori dan Praktiknya. Jakarta: Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional.

Susanto, H. (2015). Peran Media Sosial dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa, 2(3), 56–64.

Walsh, S. (2006). Investigating Classroom Discourse. Routledge.

Walsh, S. (2011). Mengeksplorasi Wacana Kelas: Bahasa dalam Tindakan. Routledge.

Wardhaugh, R., & Fuller, J. M. (2015). An Introduction to Sociolinguistics (7th ed.). Wiley Blackwell.

Widiati, U. (2019). Teknologi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(2), 120–134.

Yule, G. (1996). The Study of Language (2nd ed.). Cambridge University Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Lembaga BIPA UMSU

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Kampus Utama
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,Medan
Sumatera Utara-20238
E-mail: sebipa@umsu.ac.id

Creative Commons License

This work is licensed under aCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats