Analisis Wacana Bahasa Campuran (Code-Mixing) dalam Komunikasi Mahasiswa BIPA di Lingkungan Kampus

Muhammad Zulkifli Siregar

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan bahasa campuran (code-mixing) oleh mahasiswa BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) dalam komunikasi sehari-hari di lingkungan kampus. Fokus utama kajian ini adalah menganalisis strategi berbahasa yang diterapkan serta memahami bagaimana praktik code-mixing mencerminkan dan membentuk identitas sosial serta linguistik mahasiswa BIPA dalam konteks kehidupan multibahasa. Penelitian ini menggunakan metode analisis wacana kualitatif, dengan data yang diperoleh melalui percakapan dan wawancara mendalam bersama para mahasiswa BIPA. Hasil temuan menunjukkan bahwa code-mixing tidak sekadar menjadi sarana komunikasi, melainkan juga berperan sebagai strategi adaptasi terhadap budaya baru dan sarana konstruksi identitas pribadi. Mahasiswa BIPA memanfaatkan kombinasi bahasa Indonesia, bahasa asli mereka, dan bahasa Inggris untuk menegosiasikan makna, menunjukkan keterikatan kelompok, serta menyesuaikan diri dengan norma-norma sosial yang berlaku di lingkungan kampus. Temuan ini memperkuat pemahaman mengenai pentingnya praktik multibahasa dalam membentuk dinamika komunikasi lintas budaya dan identitas di ranah pendidikan tinggi.


Keywords


code-mixing, BIPA, analisis wacana, strategi berbahasa

Full Text:

PDF

References


Canagarajah, S. (2013). Translingual Practice: Global Englishes and Cosmopolitan Relations. Routledge.

Fairclough, N. (1995). Critical Discourse Analysis: The Critical Study of Language. Longman.

Gee, J. P. (2011). How to Do Discourse Analysis: A Toolkit. Routledge.

Gumperz, J. J. (1982). Discourse Strategies. Cambridge University Press.

Halliday, M. A. K. (1978). Language as Social Semiotic: The Social Interpretation of Language and Meaning. Edward Arnold.

Holmes, J. (2013). An Introduction to Sociolinguistics (4th ed.). Routledge.

Muysken, P. (2000). Bilingual Speech: A Typology of Code-Mixing. Cambridge University Press.

Norton, B. (2000). Identity and Language Learning: Gender, Ethnicity and Educational Change. Longman.

Pavlenko, A., & Blackledge, A. (Eds.). (2004). Negotiation of Identities in Multilingual Contexts. Multilingual Matters.

Wardhaugh, R. (2010). An Introduction to Sociolinguistics (6th ed.). Wiley-Blackwell.

Wei, L. (Ed.). (2000). The Bilingualism Reader. Routledge.

Kramsch, C. (1998). Language and Culture. Oxford University Press.

Heller, M. (2007). Bilingualism: A Social Approach. Palgrave Macmillan.

Blom, J.-P., & Gumperz, J. J. (1972). Social meaning in linguistic structure: Code-switching in Norway. In J. J. Gumperz & D. Hymes (Eds.), Directions in Sociolinguistics (pp. 407–434). Holt, Rinehart and Winston.

García, O., & Li Wei. (2014). Translanguaging: Language, Bilingualism and Education. Palgrave Macmillan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Lembaga BIPA UMSU

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Kampus Utama
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,Medan
Sumatera Utara-20238
E-mail: sebipa@umsu.ac.id

Creative Commons License

This work is licensed under aCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats