MENJADI PENGAJAR BIPA YANG ADAPTIF: REFLEKSI PENGGUNAAN BAHASA PENGANTAR DI KELAS PEMULA KBRI WASHINGTON D.C.

Cut Novita Srikandi

Abstract


Mengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di lingkungan diplomatik memiliki tantangan tersendiri. Selama satu semester mengajar di KBRI Washington D.C., pengajar menghadapi peserta didik level pemula yang belum memiliki bekal bahasa Indonesia, berasal dari latar budaya yang beragam, dan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa sehari-hari. Tulisan ini merefleksikan pengalaman langsung pengajar dalam menyesuaikan penggunaan bahasa pengantar di kelas, khususnya pemanfaatan bahasa Inggris sebagai jembatan menuju pemahaman bahasa Indonesia. Dengan mengacu pada konsep pedagogical translanguaging, refleksi ini menunjukkan bahwa fleksibilitas bahasa pengantar membantu peserta didik memahami instruksi lebih cepat, membangun kepercayaan diri, dan menciptakan suasana belajar yang inklusif. Tulisan ini diharapkan menjadi referensi praktis bagi pengajar BIPA yang bertugas di konteks multibahasa dan diaspora.


Keywords


BIPA, pengajar adaptif, bahasa pengantar, translanguaging, kelas pemula

Full Text:

PDF

References


Amala, A. A., & Asteria, P. V. (2025). Matching strategies with expectations: Do BIPA teaching methods meet the needs of international students? Cogent Education, 12(1), Article 2588887. https://doi.org/10.1080/2331186X.2025.2588887

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikdasmen. (2021). Badan Bahasa targetkan 100.000 pemelajar baru BIPA pada tahun 2024. https://badanbahasa.kemendikdasmen.go.id/berita-detail/3270/badan-bahasa-targetkan-100.000-pemelajar-baru-bipa-pada-tahun-2024

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikdasmen. (2023). Bahasa Indonesia disetujui menjadi bahasa resmi Sidang Umum UNESCO. https://badanbahasa.kemdikbud.go.id/berita-detail/4081/bahasa-indonesia-disetujui-menjadi-bahasa-resmi-sidang-umum-unesco

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikdasmen. (2024). Badan Bahasa fasilitasi pembelajaran bahasa Indonesia bagi diplomat negara sahabat. https://badanbahasa.kemendikdasmen.go.id/berita-detail/4142/badan-bahasa-fasilitasi-pembelajaran-bahasa-indonesia-bagi-diplomat-negara-sahabat

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikdasmen. (2025). Jumlah pemelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) 2024. https://data.dikdasmen.go.id/dataset/p/kebahasaan-3/jumlah-pemelajar-bahasa-indonesia-bagi-penutur-asing-bipa-2024

Burner, T. (2023). Teachers' multilingual beliefs and practices in English classrooms: A scoping review. Review of Education, 11, e3407. https://doi.org/10.1002/rev3.3407

Cenoz, J., & Gorter, D. (2022a). Pedagogical translanguaging and its application to language classes. RELC Journal, 53(2), 342–354. https://doi.org/10.1177/00336882221082751

Cenoz, J., & Gorter, D. (2022b). Pedagogical translanguaging. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781009035774

Cinkara, E., & Derinalp, P. (2025). A bibliometric analysis of research in reflective practice within English language teaching across Asia (2013–2023). Reflective Practice. https://doi.org/10.1080/14623943.2025.2535078

de la Fuente, M. J., & Goldenberg, C. (2022). Understanding the role of the first language (L1) in instructed second language acquisition (ISLA): Effects of using a principled approach to L1 in the beginner foreign language classroom. Language Teaching Research, 26(5), 943–962. https://doi.org/10.1177/1362168820921882

Farrell, T. S. C. (2022). Reflective practice in language teaching. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781009028783

Kohnke, L., & Moorhouse, B. L. (2022). Facilitating synchronous online language learning through Zoom. RELC Journal, 53(1), 296–301. https://doi.org/10.1177/0033688220937235

Krashen, S. D. (1982). Principles and practice in second language acquisition. Pergamon Press. https://www.sdkrashen.com/content/books/principles_and_practice.pdf

Moorhouse, B. L., & Kohnke, L. (2023). Conducting formative assessments during synchronous online lessons: University teachers' challenges and pedagogical strategies. Pedagogies: An International Journal, 18(3), 431–449. https://doi.org/10.1080/1554480X.2022.2065993

Nurramdhani, H. F., Idris, N. S., & Widia, I. (2024). Technology in listening and writing learning for BIPA learners. Inovasi Kurikulum, 21(1), 323–334. https://doi.org/10.17509/jik.v21i1.65481

Schön, D. A. (1983). The reflective practitioner: How professionals think in action. Basic Books. https://www.routledge.com/The-Reflective-Practitioner-How-Professionals-Think-in-Action/Schon/p/book/9780465068784

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press. https://doi.org/10.2307/j.ctvjf9vz4

Xerri, D. (2025). Enhancing reflective practice in language teacher education: Technology as a critical reflective partner. Technology in Language Teaching & Learning, 7(2), Article 103214. https://doi.org/10.29140/tltl.v7n2.103214


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Lembaga BIPA UMSU

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Kampus Utama
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,Medan
Sumatera Utara-20238


📞 Informasi:
+62 821-3145-7137 (Rahma)
+62 877-6337-1161 (Annisa)

🔗 Link Pendaftaran:
https://linktr.ee/SEBIPA2026, E-mail: sebipa@umsu.ac.id

Creative Commons License

This work is licensed under aCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats