MENGHUBUNGKAN BUDAYA MELALUI PEMBELAJARN BAHASA

Inna Rizky Yani Putri

Abstract


Perkembangan globalisasi menyebabkan interaksi antarbudaya semakin sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Namun, perbedaan bahasa dan budaya masih menjadi salah satu faktor yang dapat menimbulkan kesalahpahaman dalam komunikasi. Pembelajaran bahasa tidak hanya berfungsi untuk mempelajari kosakata dan tata bahasa, tetapi juga dapat menjadi media untuk memahami budaya lain serta mempererat hubungan antarindividu dari latar belakang yang berbeda. Pada kenyataannya, proses pembelajaran bahasa disekolah masih lebih banyak berfokus pada aspek kebahasaan dibandingkan pengenalan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu, pembelajaran bahasa memiliki peran penting dalam membangun pemahaman budaya dan menciptakan komunikasi yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembelajaran bahasa dapat menjadi sarana dalam menghubungkan budaya di tengah keberagaman masyarakat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa yang dipadukan dengan pemahaman budaya mampu meningkatkan sikap toleransi, rasa saling menghargai, serta kemampuan komunikasi peserta didik. Dengan demikian, pembelajaran bahasa diharapkan dapat menjadi jembatan dalam memperkuat hubungan antarbudaya dan membangun masyarakat yang lebih terbuka terhadap keberagaman.

Keywords


Pembelajaran Bahasa, Kesadaran Budaya, Komunikasi Lintas Budaya, Mahasiswa, Keberagaman Budaya

Full Text:

PDF

References


Byram, M. (1997). Teaching and assessing intercultural communicative competence. Clevedon: Multilingual Matters.

Canale, M., & Swain, M. (1980). Theoretical bases of communicative approaches to second language teaching and testing. Applied Linguistics, 1(1), 1–47.

Harper, J. (2023). Using Byram’s savoirs to ensure the incorporation of intercultural communicative competence into language teaching. Journal of English Language Teaching and Linguistics, 8(2). https://doi.org/10.21462/jeltl.v8i2.1131 Jeltl.org

Permatasari, I. (2023). The integration of intercultural communicative competence in ELT settings: A systematic review. LingTera, 10(1), 1–13. https://doi.org/10.21831/lt.v10i1.59885J UNY

Achieng, S. A. (2023). Intercultural competence in foreign language teaching and learning: Strategies and challenges. Language, Individual & Society, 17, 19–26. https://doi.org/10.62991/LIS1996073068S publications.net

Ji, Y., & Shapii, A. B. (2024). A systematic review of integrating culture into foreign language teaching and learning. Forum for Linguistic Studies, 6(3). https://doi.org/10.30564/fls.v6i3.6677 Journals.bilpubgroup.com

Piątkowska, K. (2015). From cultural knowledge to intercultural communicative competence: Changing perspectives on the role of culture in foreign language teaching. Intercultural Education, 26(5), 397–408. https://doi.org/10.1080/14675986.2015.1092674T & Francis Online

Hoff, H. E. (2014). A critical discussion of Byram’s model of intercultural communicative competence in the light of bildung theories. Intercultural Education, 25(6), 508–517. https://doi.org/10.1080/14675986.2014.992112T & Francis Online

Liu, M. (2019). The nexus of language and culture: A review of literature on intercultural communicative competence in foreign language education. Cambridge Open-Review Educational Research e-Journal, 6, 50–65. Repository.cam.ac.uk

Arif, M., & Jusuf, H. (2021). Developing intercultural competence awareness in language classroom: A view from FL teachers. Al-Lisan: Jurnal Bahasa, 7(1), 1–14. https://doi.org/10.30603/al.v7i1.2500J IAIN Gorontalo

Rachmatika, D., & Izzah, N. (2024). Interculturalism in Indonesian ELT. New Language Dimensions, 5(2), 115–122. https://doi.org/10.26740/nld.v5n2.p115-122 Jurnal Unesa

Muhammad, S., Rozi, F., Yuliati, Y., Ahmed, I., & Langah, S. (2024). Intercultural communicative competence in foreign language classroom: Benefits and challenges. Nusantara Journal of Education and Social Science, 2(1). https://doi.org/10.69959/nujess.v2i1.87E unukase.ac.id

Marwa. (2018). EFL students’ views and experiences of culture learning: Are they worthy to foster intercultural competence? International Journal of Educational Best Practices, 2(2), 1–17. https://doi.org/10.31258/ijebp.2.2.1-17J ejournal.unri.ac.id

Fauzi, F. A., Hamid, F. H. S., Suisno, D. P., & Qamariah, Z. (2025). Integrating cultural aspects in EFL curriculum: Fostering intercultural awareness and communicative competence. Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah, 3(2). https://doi.org/10.69743/edumedia.v3i2.45E Liton, H. A. (2016). Adopting intercultural communication issue in teaching English. Lingua Cultura, 10(1), 45–51. https://doi.org/10.21512/lc.v10i1.910B Journal

Alvarado, B. (2021). El componente cultural en el aprendizaje de lenguas extranjeras: La quinta habilidad lingüística. Verbum et Lingua, 18, 1–15. https://doi.org/10.32870/vel.vi18.159 Verbum et Lingua

Byram, M. (2012). Intercultural (communicative) competence. In The Routledge Handbook of Language and Intercultural Communication. London: Routledge. Ebrary


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Lembaga BIPA UMSU

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Kampus Utama
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,Medan
Sumatera Utara-20238


📞 Informasi:
+62 821-3145-7137 (Rahma)
+62 877-6337-1161 (Annisa)

🔗 Link Pendaftaran:
https://linktr.ee/SEBIPA2026, E-mail: sebipa@umsu.ac.id

Creative Commons License

This work is licensed under aCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats