PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS BUDAYA
Abstract
Pembelajaran Bahasa Indonesia tidak hanya bertujuan mengembangkan keterampilan berbahasa siswa, tetapi juga membentuk karakter dan kecerdasan sosial (Social Quotient/SQ). Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah pembelajaran berbasis budaya yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam proses pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis budaya dapat meningkatkan kecerdasan sosial siswa melalui interaksi, kolaborasi, dan pemahaman terhadap lingkungan sosialnya. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis berbagai jurnal, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis budaya mampu meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama, empati, toleransi, serta sikap menghargai keberagaman. Dengan demikian, penerapan pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis budaya menjadi alternatif yang efektif dalam mencerdaskan aspek sosial siswa di era globalisasi.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Gunawan, H., Andini, S., & Agustina, R. (2024). Analisis Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Kearifan Lokal pada Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka. JKDB: Jurnal Konservasi dan Budaya.
Irianti, R., & Hasibuan, A. (2023). Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Kearifan Lokal. Edulitera, 1(1), 22–31.
Kharisma, G. I., & Talan, M. R. (2023). Menumbuhkan Nilai-Nilai Budaya Melalui Model Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Kearifan Lokal. Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(1).
Misriani, A., Cintari, S., & Zulyani, N. (2023). Urgensi Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Kearifan Lokal. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(9), 7131–7136.
Oktavianti, S., Hendratno, & Subrata, H. (2025). Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar: Tinjauan Literatur Sistematis tentang Media Pembelajaran untuk Teks. Publikasi Pendidikan, 16(1).
Irfan, M., Firmansyah, E., Nasruddin, & Setiyadi, M. W. (2021). Pembentukan Karakter Siswa pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(1), 1–8.
Susi, N. K., Nopianti, R., & Patras, Y. E. (2025). Jalan Baru Implementasi Kearifan Lokal pada Jenjang Pendidikan Dasar. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 8(2).
Khasyia, D. S., Azzahra, N., & Wahyuningsih, Y. (2025). Implementasi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar. Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN, 10(2).
Devi, K. S., Febrianto, P. T., Noviyanti, N. A., Sahlya, Z., & Tsani, M. K. (2025). Tren Penelitian Media Pembelajaran Digital Berbasis Kearifan Lokal Tahun 2021–2025. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1).
Goleman, D. (2006). Social Intelligence: The New Science of Human Relationships. New York: Bantam Books.
Koentjaraningrat. (2015). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Tarigan, H. G. (2015). Berbicara sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Sibarani, R. (2020). Kearifan Lokal: Hakikat, Peran, dan Metode Tradisi Lisan. Jakarta: Asosiasi Tradisi Lisan.
Tilaar, H. A. R. (2021). Pendidikan, Kebudayaan, dan Masyarakat Madani Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Lembaga BIPA UMSU
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Kampus Utama
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,Medan
Sumatera Utara-20238
📞 Informasi:
+62 821-3145-7137 (Rahma)
+62 877-6337-1161 (Annisa)
🔗 Link Pendaftaran:
https://linktr.ee/SEBIPA2026, E-mail: sebipa@umsu.ac.id
This work is licensed under aCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

