Kostruksi Wacana Indonesia sebagai Bangsa Ramah dalam Materi Ajar BIPA: Studi Analisis Wacana Kritis

Dimas Ade Nugraha

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap perspektif mahasiswa asing terhadap budaya keramahan Indonesia dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Budaya keramahan merupakan salah satu citra kultural yang menonjol dan sering diasosiasikan dengan identitas bangsa Indonesia. Namun, masih terbatas kajian yang secara khusus menggali bagaimana citra ini dipahami dan dialami oleh mahasiswa asing selama proses pembelajaran bahasa dan interaksi sosial di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan paradigma interpretif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan mahasiswa BIPA di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Hasil penelitian menunjukkan bahwa para mahasiswa memiliki pandangan positif terhadap budaya keramahan Indonesia, yang mereka maknai melalui pengalaman sehari-hari seperti kebiasaan menyapa, sikap tolong-menolong, dan keterbukaan masyarakat lokal terhadap orang asing. Temuan ini mengindikasikan bahwa budaya keramahan berperan penting dalam membentuk pengalaman belajar yang menyenangkan serta memperkuat citra positif Indonesia di mata warga asing. Penelitian ini merekomendasikan integrasi nilai-nilai budaya lokal secara lebih eksplisit dalam pembelajaran BIPA sebagai bagian dari diplomasi budaya dan strategi internasionalisasi bahasa Indonesia.Kostruksi Wacana Indonesia sebagai Bangsa Ramah dalam Materi Ajar BIPA: Studi Analisis Wacana Kritis

Keywords


BIPA, Pengenalan, Ramah

Full Text:

PDF

References


Akyun, Q. (2020). Motivasi Belajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing. Jakarta: PenerbitBahasa.

Arwansyah, Y., Suwandi, S., & Widodo, H. (2017). Revitalisasi Peran Budaya Lokal sebagaiIdentitas Nasional dalam Pembelajaran BIPA. Jurnal Pendidikan Bahasa, 12(2), 45-60.

Byram, M. (1986). Cultural Studies in Foreign Language Education. Clevedon: Multilingual Matters.

Byram, M., & Grundy, P. (2002). Context and Culture in Language Teaching and Learning. Clevedon: Multilingual Matters.

Cahyaningsih S., & Yusoff, A. S. (2020). Pembelajaran BIPA bagi Tingkat Pemula. Proceeding of the 3rd International Conference on Education, Thailand.

Causadias, J. M. (2020). A Cultural Psychology Approach to Acculturation. Psychological Review, 127(4), 645-671.

Creswell, J. W. (2010). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Thousand Oaks: Sage.

Hojier, H. (1948). Linguistic and Cultural Change. Language, 24(4), 335-345.

Jiang, W. (2000). The Relationship Between Culture and Language. ELT Journal, 54(4), 328-334.

Li, X. (2015). Cross-Cultural Perspectives in Language Learning. Journal of Language Teaching, 20(3), 112-125.

Muliastuti, L., Mayuni, I., Nurhaina, N., & Saddhono, K. (2023). Pembelajaran BIPA: Teoridan Praktik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Saddhono, K., Istanti, W., Kusmiatun, A., Kusumaningsih, D., Sukmono, B., & Saputra, J. (2024). Integrasi Budaya dalam Pembelajaran BIPA. Jurnal Linguistik, 15(1), 78-92.

Salama, F., & Kadir, A. (2022). Media Pembelajaran Berbasis Budaya dalamBIPA. Prosiding Konferensi Internasional Pendidikan Bahasa, 1-15.

Sepora, T., Mahadi, M., & Jafari, S. (2012). Language and Culture: An Indivisible Bond. Journal of Language Studies, 7(1), 1-12.

Suyitno, I. (2017). Aspek Budaya dalam Pembelajaran BIPA. Malang: Universitas Negeri Malang Press.

Syamsi, K., Zuchdi, D., Kusmiatun, A., Purbani, W., & Masae, M. (2024). PengembanganMateri Ajar BIPA Berbasis Budaya. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Lembaga BIPA UMSU

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Kampus Utama
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,Medan
Sumatera Utara-20238
E-mail: sebipa@umsu.ac.id

Creative Commons License

This work is licensed under aCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats