Wacana Ketidakpastian dalam Ujaran Mahasiswa FKIP pada Mata Kuliah Analisis Wacana: Kajian Psikolinguistik Kualitatif
Putri Widya Aulia
Abstract
Penelitian ini membahas ketidakpastian dalam ujaran mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) pada mata kuliah Analisis Wacana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bentuk-bentuk ketidakpastian dalam komunikasi lisan mahasiswa, terutama dalam konteks akademik. Fokus utama terletak pada ekspresi keraguan serta strategi kompensasi yang digunakan oleh mahasiswa untuk mengatasi hambatan dalam penyampaian pesan secara verbal. Metode yang digunakan adalah pendekatan psikolinguistik kualitatif, dengan teknik observasi partisipatif serta analisis transkrip interaksi verbal yang terjadi di ruang kelas. Penelitian ini didasarkan pada teori Communication Strategies yang dikemukakan oleh Tarone (1980). Teori ini menjelaskan bagaimana penutur menggunakan berbagai strategi untuk mengatasi kesenjangan linguistik saat berbicara dalam bahasa kedua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mengekspresikan ketidakpastian melalui jeda, koreksi diri, pengulangan kata, serta penggunaan ungkapan seperti “ehh”, “ngerti ga?”, “apa iya?”, dan “aku kurang yakin.” Selain itu, strategi kompensasi yang dominan meliputi parafrase, rujukan pada bacaan akademik, permintaan klarifikasi, serta penggunaan gestur nonverbal. Temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman terhadap aspek psikolinguistik sangat penting untuk mendukung pengembangan kemampuan komunikasi akademik mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini dapat menjadi landasan untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan komunikatif.