Pergeseran Wacana Identitas Dalam Jurnal Harian Mahasiswa BIPA Tingkat Lanjut
Tya Nabila
Abstract
Pada hakikatnya bahasa merupakan salah satu bentuk budaya yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia. Bahasa indonesia yang dipelajari oleh siswa asing dalam program BIPA menjadi suatu penghubung penghubung serta sarana komunikasi yang dapat menghasilkan interaksi antar siswa asing yang memiliki kebudayaan berbeda. Namun, sebagai pembelajaran bahasa Indonesia, pelajar asing yang berasal dari berbagai negara tentunya mengalami kesulitan dalam berkomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana praktik komunikasi antarbudaya pada mahasiswa asing dalam program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di Lembaga Bahasa Internasional Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Muhammdiyah Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah melalui wawancara dan observasi langsung kepada siswa asing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam praktik komunikasi antarbudaya, siswa banyak menggunakan pola komunikasi primer, di mana siswa menggunakan lambang verbal dan non verbal, dan pola komunikasi sekunder, di mana siswa menggunakan alat/media yang membantu proses komunikasi seperti penggunaan kamus dan Google Translate. Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa mahasiswa mengalami berbagai fenomena budaya diantaranya adalah adaptasi budaya, akulturasi, asimilasi dan gegar budaya.
Keywords
Wacana Identitas, Komunikasi Antarbudaya, Mahasiswa Asing(BIPA).