KRITIK SOSIAL TERHADAP BUDAYA BERGUNJING DALAM CERPEN "SANG PENGGUNJING" KARYA YULHASNI DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
Abstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kritik sosial terhadap budaya bergunjing dalam cerpen “Sang Penggunjing” karya Yulhasni, menafsirkan ekspresi sosial pengarang melalui pendekatan ekspresif, serta mewujudkan pemaknaannya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Kajian ini penting karena perilaku bergunjing dalam karya sastra tidak hanya hadir sebagai masalah moral individu, tetapi juga sebagai gejala komunikasi sosial yang dapat merusak hubungan antarmanusia. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data primer berupa kutipan narasi, dialog, tindakan tokoh, dan peristiwa dalam cerpen yang menampilkan perilaku bergunjing, dampak sosialnya, serta cara pengarang menyampaikan kritik. Data sekunder berupa artikel ilmiah tentang kritik sosial sastra, kajian gosip, kesan berbahasa, pendekatan ekspresif, dan pembelajaran sastra. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, intensifikasi penelusuran, dan pencatatan data. Analisis data dilakukan melalui identifikasi, klasifikasi, interpretasi, triangulasi teori, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kritik sosial dalam cerpen tampak melalui penggambaran tokoh Teti sebagai representasi penggunjing, reaksi menghindar masyarakat, simbol pintu tertutup sebagai batas sosial, serta ironi radang tenggorokan sebagai kritik terhadap perlindungan lisan. Budaya bergunjing dalam cerpen dikritik karena menimbulkan ketidaknyamanan, memperlemah etika komunikasi, merusak hubungan bertetangga, dan menimbulkan eksklusi sosial. Implikasi penelitian ini dalam pembelajaran Bahasa Indonesia terletak pada pemanfaatan cerpen sebagai bahan terbuka apresiasi sastra, analisis kritik sosial, penguatan karakter, dan pelatihan literasi kritis peserta didik.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ardiana, S. A. (2025). Kritik sosial dalam cerita pendek buatan siswa dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 13(2), 375-389. https://doi.org/10.20961/basastra.v13i2.107903
Asrul, M. R., Asri, Y., & Abdurrahman. (2017). Kritik sosial dalam cerpen-cerpen Surat Kabar Harian JawaPos edisi April 2015 dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNP, 6(2). https://doi.org/10.24036/8645-019883
Baumeister, R. F., Zhang, L., & Vohs, K. D. (2004). Gossip as cultural learning. Review of General Psychology, 8(2), 111-121. https://doi.org/10.1037/1089-2680.8.2.111
Beersma, B., & Van Kleef, G. A. (2011). How the grapevine keeps you in line: Gossip increases contributions to the group. Social Psychological and Personality Science, 2(6), 642-649. https://doi.org/10.1177/1948550611405073
Dores Cruz, T. D., Thielmann, I., Columbus, S., Molho, C., Wu, J., Righetti, F., de Vries, R. E., Koutsoumpis, A., Van Lange, P. A. M., Beersma, B., & Balliet, D. (2021). Gossip and reputation in everyday life. Philosophical Transactions of the Royal Society B: Biological Sciences, 376(1838), 20200301. https://doi.org/10.1098/rstb.2020.0301
Dunbar, R. I. M. (2004). Gossip in evolutionary perspective. Review of General Psychology, 8(2), 100-110. https://doi.org/10.1037/1089-2680.8.2.100
Fajri, N. (2018). Kritik sosial dan nilai moral dalam kumpulan cerpen Lelucon Para Koruptor karya Agus Noor. Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 1(3).
Feinberg, M., Willer, R., Schultz, M. (2014). Gossip and ostracism promote cooperation in groups. Psychological Science, 25(3), 656-665. https://doi.org/10.1177/0956797613510184
Feinberg, M., Willer, R., Stellar, J., & Keltner, D. (2012). The virtues of gossip: Reputational information sharing as prosocial behavior. Journal of Personality and Social Psychology, 102(5), 1015-1030. https://doi.org/10.1037/a0026650
Foster, E. K. (2004). Research on gossip: Taxonomy, methods, and future directions. Review of General Psychology, 8(2), 78-99. https://doi.org/10.1037/1089-2680.8.2.78
Kakarika, M., Taghavi, S., & Gonzalez-Gomez, H. V. (2024). Don't shoot the messenger? A morality- and gender-based model of reactions to negative workplace gossip. Journal of Business Ethics, 189, 329-344. https://doi.org/10.1007/s10551-023-05355-7
Karomah, S., Widowati, W., & Santoso, J. (2025). Representasi kritik sosial cerpen "Gandasturi" karya Danarto dan implementasinya sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia di SMA. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra. https://doi.org/10.30605/srgqx475
Kurland, N. B., & Pelled, L. H. (2000). Passing the word: Toward a model of gossip and power in the workplace. Academy of Management Review, 25(2), 428-438. https://doi.org/10.5465/amr.2000.3312928
Perangin-Angin, E., Sinaga, B. V., Barus, I. P., Karo, M. B., & Ginting, S. D. B. (2022). Analisis cerpen Yang Menangis di Balik Pelaminan karya Alda Mushi dengan pendekatan ekspresif sebagai bahan ajar SMP kelas IX. Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya, 5(2).
Rahayu, E., Muhtarom, I., & Mujtaba, S. (2021). Nilai toleransi dalam cerpen-cerpen terbitan koran Republika daring dan relevansinya sebagai materi ajar sastra di SMA. Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 9(1), 24-44.
Rosida, S. (2019). Analisis cerpen Maryam karya Afrion dengan pendekatan ekspresif. Bahastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2), 133-148.
Sufanti, M., Oktaviani, A., Cahyati, J. N., & Sholeh, K. (2020). Muatan pendidikan karakter dalam cerita pendek di buku pelajaran Bahasa Indonesia SMA. Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 8(2), 421-435.
Widyantara, I. M. S., Rasna, I. W., & Dewantara, I. P. M. (2022). Kritik sosial dalam buku kumpulan cerpen Sepasang Sepatu Tua karya Sapardi Djoko Damono. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 11(2), 118-125.
Wu, J., Balliet, D., & Van Lange, P. A. M. (2016). Reputation, gossip, and human cooperation. Social and Personality Psychology Compass, 10(6), 350-364. https://doi.org/10.1111/spc3.12255
Yonsa, Y. F. Y. (2020). Menjalin hubungan sosial melalui kesantunan berbahasa. Jurnal Ilmiah Sarasvati, 2(1), 73-78.
Yulhasni. (2015). Bunga layu di Bandar Baru: Kumpulan cerita pendek. Penerbit Koekoesan.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Lembaga BIPA UMSU
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Kampus Utama
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,Medan
Sumatera Utara-20238
📞 Informasi:
+62 821-3145-7137 (Rahma)
+62 877-6337-1161 (Annisa)
🔗 Link Pendaftaran:
https://linktr.ee/SEBIPA2026, E-mail: sebipa@umsu.ac.id
This work is licensed under aCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

