Integrasi Webinar Edukatif dan Media Sosial Untuk Mendukung Pembelajaran Bahasa Mandiri di Era Digital
Abstract
Perkembangan teknologi digital telah mendorong pemanfaatan media sosial dan webinar sebagai sarana pembelajaran yang fleksibel dan mudah diakses. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana media sosial dan webinar edukatif dapat diintegrasikan dalam mendukung pembelajaran bahasa mandiri di era digital. Penelusuran literatur dilakukan secara sistematis melalui basis data Elsevier, Scopus, dan SINTA terhadap penelitian yang membahas media sosial, webinar, serta pembelajaran bahasa informal dan mandiri. Hasil sintesis tematik menunjukkan bahwa media sosial, seperti Facebook, YouTube, Instagram, dan TikTok, menyediakan paparan bahasa yang autentik, mudah diakses, dan berkelanjutan, serta mampu meningkatkan motivasi, interaksi, dan kemandirian belajar. Di sisi lain, webinar menawarkan pembelajaran sinkron yang memungkinkan pendalaman materi dan praktik bahasa secara langsung. Integrasi kedua media tersebut berpotensi membentuk ekosistem pembelajaran digital yang holistik, di mana media sosial berfungsi sebagai sarana penyebaran informasi, promosi pembelajaran, dan penyajian konten mikro, sedangkan webinar menyediakan pembelajaran terstruktur dan interaktif. Berdasarkan landasan teoretis dan temuan empiris dari penelitian terdahulu, kajian ini menawarkan rekomendasi praktis mengenai pemanfaatan media sosial dan webinar edukatif sebagai strategi pembelajaran mandiri yang efektif untuk meningkatkan literasi dan kompetensi bahasa pembelajar. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi kedua media dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan fleksibel.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ansari, J. A. N., & Khan, N. A. (2020). Exploring the role of social media in collaborative learning the new domain of learning. Smart Learning Environments, 7(1). https://doi.org/10.1186/s40561-020-00118-7
Aulia, N., Sagala, R. W., & Ginting, P. (2025). The Endorsement of Self-Regulated Learning Intercorporate with ELSA Speak AI to Boost Speaking Skill of Thai EFL Students. Journal of English Language and Education, 10(2), 284–297. https://doi.org/10.31004/jele.v10i2.748
Benson, P. (2013). Teaching and Researching Autonomy (2nd ed.). Routledge.
Dabbagh, N., & Kitsantas, A. (2012). Personal Learning Environments, social media, and self-regulated learning: A natural formula for connecting formal and informal learning. Internet and Higher Education, 15(1), 3–8. https://doi.org/10.1016/j.iheduc.2011.06.002
Ekayati, R., & Rahayu, Y. S. (2019). Building up Students’ Motivation in Learning English Through Fun English Learning Strategy (FELS).
Greenhow, C., & Lewin, C. (2016). Social media and education: reconceptualizing the boundaries of formal and informal learning. Learning, Media and Technology, 41(1), 6–30. https://doi.org/10.1080/17439884.2015.1064954
Hrastinski, S. (2008). Asynchronous and Synchronous E-learning. Educause Quartery, 4, 51–55.
Kabilan, M. K., Ahmad, N., & Abidin, M. J. Z. (2010). Facebook: An online environment for learning of English in institutions of higher education? Internet and Higher Education, 13(4), 179–187. https://doi.org/10.1016/j.iheduc.2010.07.003
Knowles, M. (1975). Self-directed Learning: A guide for Learners and Teachers. Follett Publishing Company.
Lee, J. S. (2019). Informal digital learning of English and second language vocabulary outcomes: Can quantity conquer quality? British Journal of Educational Technology, 50(2), 767–778. https://doi.org/10.1111/bjet.12599
Martin, F., Parker, M. A., & Deale, D. F. (2012). Examining Interactivity in Synchronous Virtual Classrooms. International Review of Research in Open and Distance Learning, 13.
Rapanta, C., Botturi, L., Goodyear, P., Guàrdia, L., & Koole, M. (2020). Online University Teaching During and After the Covid-19 Crisis: Refocusing Teacher Presence and Learning Activity. Postdigital Science and Education, 2(3), 923–945. https://doi.org/10.1007/s42438-020-00155-y
Siemens, G. (2005). Connectivism: A Learning Theory for the Digital Age. International Journal of Instructional Technology and Distance Learning, 2(1).
Sockett, G. (2015). Developing online language teaching : research-based pedagogies and reflective practices. Palgrave Macmillan.
Sundqvist, P., & Sylvén, L. K. (2016). Extramural English in Teaching and Learning. Macmillan Publishers. http://www.springer.com/series/14736
Wang, S., & Vasquez, C. (2012). Web 2.0 and Second Language Learning: What Does the Research Tell Us? CALICO Journal, 29, 412–430. https://doi.org/10.11139/cj.29.3.412-430
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Lembaga BIPA UMSU
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Kampus Utama
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,Medan
Sumatera Utara-20238
📞 Informasi:
+62 821-3145-7137 (Rahma)
+62 877-6337-1161 (Annisa)
🔗 Link Pendaftaran:
https://linktr.ee/SEBIPA2026, E-mail: sebipa@umsu.ac.id
This work is licensed under aCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

