THE DIGITAL SHIFT IN LANGUAGE TEACHING: PELUANG STRATEGIS PENGAJARAN BIPA MENUJU WORLD-CLASS STANDARD

Nurul Akbar, Yunita Azzahra Hasibuan

Abstract


: Artikel ini bertujuan mengkaji peluang strategis pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) dalam merespons transformasi digital menuju standar kelas dunia (world-class standard). Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis terhadap berbagai sumber ilmiah dan kebijakan kebahasaan internasional, dikombinasikan dengan analisis komparatif terhadap praktik pengajaran bahasa asing berbasis digital di berbagai negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi pembelajaran membuka akses yang lebih luas, fleksibel, dan personal bagi pelajar asing, sekaligus menuntut peningkatan kompetensi pedagogis-digital para pengajar BIPA. Platform pembelajaran daring, kecerdasan buatan, serta konten multimedia berpotensi meningkatkan motivasi dan efektivitas pembelajaran bahasa. Kolaborasi antarlembaga pendidikan secara internasional melalui ekosistem digital menjadi kunci dalam memperluas jangkauan BIPA. Kajian ini menyimpulkan bahwa pengajaran BIPA berpotensi mencapai standar kelas dunia apabila didukung oleh strategi digital yang terencana, kurikulum adaptif berbasis teknologi, serta sumber daya manusia yang kompeten secara pedagogis dan digital. Integrasi nilai budaya Indonesia dalam konten digital menjadi keunggulan kompetitif yang perlu dioptimalkan.


Keywords


Digitalisasi Pembelajaran; Kompetensi Digital; Kurikulum Adaptif; Standar Kelas Dunia

Full Text:

PDF

References


Akbar, N., & Hasibuan, Y. A. (2026). The digital shift in language teaching: Peluang strategis pengajaran BIPA menuju world-class standard. Medan, Indonesia: Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

British Council. (2013). The English effect: The impact of English, what it’s worth to the UK and why the world wants to learn it. London, England: British Council.

Byram, M. (2008). From foreign language education to education for intercultural citizenship: Essays and reflections. Clevedon, England: Multilingual Matters.

Chapelle, C. A. (2001). Computer applications in second language acquisition: Foundations for teaching, testing and research. Cambridge, England: Cambridge University Press.

Colpaert, J. (2020). Designing language learning environments: From CALL to ecological systems. Computer Assisted Language Learning, 33(4), 315–334.

Council of Europe. (2001). Common European Framework of Reference for Languages: Learning, teaching, assessment. Cambridge, England: Cambridge University Press.

Gay, G. (2010). Culturally responsive teaching: Theory, research, and practice (2nd ed.). New York, NY: Teachers College Press.

Godwin-Jones, R. (2011). Emerging technologies: Mobile apps for language learning. Language Learning & Technology, 15(2), 2–11.

Levin, B. (2010). Governments and education reform: The role of the state in creating world-class education systems. Journal of Education Policy, 25(5), 615–630.

Liddicoat, A. J., & Scarino, A. (2013). Intercultural language teaching and learning. Malden, MA: Wiley-Blackwell.

Luckin, R., Holmes, W., Griffiths, M., & Forcier, L. B. (2016). Intelligence unleashed: An argument for AI in education. London, England: Pearson.

Muliastuti, N. (2017). Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing: Acuan teori dan pendekatan pengajaran. Jakarta, Indonesia: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Schwab, K. (2016). The fourth industrial revolution. Geneva, Switzerland: World Economic Forum.

Sneddon, J. (2003). The Indonesian language: Its history and role in modern society. Sydney, Australia: UNSW Press.

Suyitno, I. (2007). Pengembangan bahan ajar BIPA berdasarkan analisis kebutuhan belajar. Jurnal Bahasa dan Seni, 35(1), 60–78.

Suyitno, I. (2017). Kesiapan pedagogis dan kompetensi digital pengajar BIPA dalam pembelajaran abad ke-21. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 2(11), 1485–1494.

UNESCO. (2021). AI and education: Guidance for policy-makers. Paris, France: United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.

Ushioda, E. (2011). Motivating learners to speak as themselves. In G. Murray, X. Gao, & T. Lamb (Eds.), Identity, motivation and autonomy in language learning (pp. 11–24). Bristol, England: Multilingual Matters.

Warschauer, M. (1996). Computer-assisted language learning: An introduction. In S. Fotos (Ed.), Multimedia language teaching (pp. 3–20). Tokyo, Japan: Logos International.

Warschauer, M., & Grimes, D. (2007). Audience, authorship, and artifact: The emergent semiotics of Web 2.0. Annual Review of Applied Linguistics, 27, 1–23.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Lembaga BIPA UMSU

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Kampus Utama
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,Medan
Sumatera Utara-20238


📞 Informasi:
+62 821-3145-7137 (Rahma)
+62 877-6337-1161 (Annisa)

🔗 Link Pendaftaran:
https://linktr.ee/SEBIPA2026, E-mail: sebipa@umsu.ac.id

Creative Commons License

This work is licensed under aCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats