PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS KEARIFAN LOKAL

Sarah Hazimah Nasution, Fitri Yani

Abstract


Pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya, tradisi, dan kehidupan masyarakat setempat ke dalam proses pembelajaran. Tujuan dari pembelajaran ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbahasa peserta didik sekaligus menanamkan rasa cinta terhadap budaya daerah dan nasional. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi pustaka melalui berbagai sumber yang berkaitan dengan pendidikan bahasa dan kearifan lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan kearifan lokal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan minat belajar, kemampuan komunikasi, kreativitas, serta pemahaman peserta didik terhadap nilai budaya di lingkungan sekitar. Penggunaan cerita rakyat, peribahasa, adat istiadat, dan tradisi lokal sebagai media pembelajaran mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan bermakna. Selain itu, pembelajaran berbasis kearifan lokal juga berperan dalam membentuk karakter peserta didik yang menghargai budaya, memiliki sikap sosial yang baik, serta mampu menjaga identitas bangsa di tengah arus globalisasi. Dengan demikian, pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran yang efektif dan relevan bagi dunia pendidikan saat ini. 

Keywords


Pembelajaran Bahasa Indonesia, Kearifan Lokal, Budaya, Pendidikan, Peserta didik.

Full Text:

PDF

References


Agung Nugroho. 2015. Pemahaman Kedudukan Dan Fungsi Bahasa Indonesia Sebagai Dasar Jiwa Nasionalisme. Lubuklinggau: STKIP-PGRI Lubuklinggau.

Akbar, Sa'dun. 2006. Pengembangan Kurikulum IPS. Malang: Pascasarjana Universitas Kanjuruhan

Heri Yusuf Muslihin, Oyon Haki Pranata, Wulan Nurlaela, Cahyana. 2021. Hambatan Dan Tantangan Proses Pelestarian Budaya Lokal Dalam Konteks Seni Tradisi Pencak Silat di Tasikmalaya. 17 (2), 99-108.Tasikmalaya.

Joko Hariadi. 2018. Pembelajaran Bahasa Infonesia Berbasis Kearifan Lokal. Vol. 1, No. 1. Aceh: Universitas Samudra.

Kadek Fendy Sutrisna. 2011. Tantangan dalam Menjaga Kebudayaan Bangsa dan Meningkatkan Kepariwisataan Nasional.(dalam https://indonesia.wordpress.com/2 011/05/12/155 /). Diakses pada 03 Agustus 2022.

Kemendiknas. 2011. Pedoman Pelaksanaan Pendidikan Karakter. Jakarta.

Koentjaraningrat, 1984. Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan. Cetakan ke-11. Jakarta: Gramedia.

Nadlir. 2014. Urgensi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal. Vol. 2, No.2, Hal. 300-330. Surabaya: UIN Sunan Ampel.

Naela Khusna Faela Shufa. 2018. Pembelajaran Berbasis Kearif. Vol. 1 No. 1, Hal. 48-53. Jateng: Universitas Muria Kudus.

Ni Kadek Juliantar. 2011. Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Kearifan Lokal. Vol. 2 No.1. Bali: STKIP Agama Hindu Amlapur.

Ulfah Fajarini. 2014. Peranan Kearifan Lokal Dalam Pendidikan Karakter. Vol. 1, No. 2. Jakarta: Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Lembaga BIPA UMSU

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Kampus Utama
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,Medan
Sumatera Utara-20238


📞 Informasi:
+62 821-3145-7137 (Rahma)
+62 877-6337-1161 (Annisa)

🔗 Link Pendaftaran:
https://linktr.ee/SEBIPA2026, E-mail: sebipa@umsu.ac.id

Creative Commons License

This work is licensed under aCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats